Pada tataran nasional, saat ini kita
banyak mengenal pengusaha dengan peranan penting yang sebagian besar merupakan
orang Cina. Tidak dapat dipungkiri bahwa keberhasilan bisnis orang Cina
didasari oleh suatu budaya, seni, cara, dan etika yang sudah diterapkan selama
puluhan tahun dan perlu kita pelajari dan implementasikan dalam rangka
menciptakan generasi pengusaha yang tangguh.
Menjadi
pengusaha tangguh tentunya mempunyai mental yang kuat dan bagaimanakah orang
cina mengembangkan sikap mental mereka?
1. Budaya Bisnis Cina
Salah satu tujuan orang cina berdagang
adalah memperoleh kekayaan. Tapi tidak hanya itu, orang cina juga selalu focus dalam
mencapai tujuan. Dan untuk mencapai tujuan tersebut harus dilakukan secara
konsisten melalui peningkatan serta perbaikan secara
terus-menerus, sehingga ada ungkapan dalam bahasa Cina, yang dapat diartikan,
" Jika dahulu bapaknya berjualan air dipinggir jalan, anaknya akan membuka
restoran, dan barangkali cucunya akan mendirikan pabrik yang memproduksi air
dalam kemasan." Kalimat ini menunjukan bahwa dalam budaya Cina
terdapat prinsip generasi mendatang harus lebih baik dari generasi sebelumnya.
Prinsip tersebut pada saat ini dikenal dengan istilah perbaikan dan peningkatan
secara terus-menerus.
2.
Sistem dan
Seni Bisnis Cina
Sistem perdagangan yang dianut orang Cina adalah sistem
perdagangan yang berorientasi pada pelanggan. Pengertian sistem dalam hal ini
menunjukkan interaksi atau keterkaitan antara pelaku usaha atau bagian dengan
bagian lain dalam suatu usaha.
Seni bisnis Cina adalah upaya menyelaraskan gerakan yang
indah sesuai dengan kaidah/norma dan dapat dinikmati oleh semua orang,
khususnya pedagang dan pelanggan. Seni bisnis Cina adalah suatu gerakan yang
bersifat fleksibel, yaitu proses penyesuaian diri dan membaca perilaku
pelanggan sehingga seorang dapat mengerti seluk beluk yang berkaitan dengan
perdagangan serta mampu, terampil,dan menguasainya.
3.
Etika dan
Rahasia Keberhasilan Orang Cina
Seringkali kita melihat banyak keberhasilan yang diperoleh
orang Cina dalam berusaha. Hampir semua mall, hotel, dan ruko di seluruh
Indonesia didominasi orang Cina. Apa rahasia keberhasilan orang Cina? Dan apa
kita bisa meniru? Berikut adalah rahasia keberhasilan orang Cina.
Beberapa faktor yang mendorong keberhasilan orang Cina
adalah banyaknya kemiskinan, perasaan kurang aman ditempat orang lain,
kemampuan bertahan hidup ditempat orang lain, tidak adanya pilihan lain, dan
ajaran falsafah hidup konfusiusme. Dalam sistem sosial orang Cina, anak
laki-laki adalah ahli waris keturunan. Salah satu cara menunjukkan penghormatan
kepada orang tua dan mengangkat derajat keluarga adalah menjadi kaya.
Satu-satunya cara menjadi kaya adalah melalui kegiatan perdagangan. Uang jangan
pernah dijadikan sebagai penghalang. Asal ada kemauan, disitu pasti ada jalan,
yang terpenting harus tabah dan sanggup untuk hidup susah.
Selain faktor yang terkait dengan sistem sosial, kerja
keras, masalah ekonomi, dan rasa kurang aman, keberhasilan orang Cina jugua
didorong oleh etika bisnis Cina. Etika bisnis ini merupakan pegangan atau
pedoman akan apa yang harus dilakukan dan apa yang tidak dilakukan oleh orang
Cina dalam melakukan usaha.
4.
Cara
Bisnis Orang Cina
Berikut adalah cara-cara bisnis orang Cina yang dapat kita tiru dan kembangkan lagi sehingga akan memperkuat bisnis:
Berikut adalah cara-cara bisnis orang Cina yang dapat kita tiru dan kembangkan lagi sehingga akan memperkuat bisnis:
a.
Untuk dapat menjadi pedagang sukses
harus mendapatkan keyakinan dari pelanggan.
b.
Tidak boleh pelit mengeluarkan biaya
tambahan untuk memikat hati pelanggan.
c.
Bekerja minimal 18 jam sehari.
d.
Harus fleksibel dan
beradaptasi dengan kondisi yang ada.
5.
Tempat usaha harus mudah diakses dan
menarik perhatian konsumen untuk mengunjunginya.
6.
Tidak boleh semata-mata mengikuti
pola pikirnya, tetapi mengikuti perilaku, minat, dan kehendak orang banyak.
7.
Bekerja sendiri supaya dapat mandiri
serta memiliki daya juang, semangat tinggi, dan pantang menyerah.
8.
Citra (image) dibentuk dengan
pelayanan yang diberikan bukan pada gaya dan kebaikan berpakaian.
9.
Lebih suka memperkerjakan sanak
keluarganya sendiri untuk membantu kegiatan perdagangan.
10.
akan merasa rendah diri jika gagal
hidup mandiri dan hanya mendapat gaji sepanjang hidupnya.
11.
Sebagian keuntungan harus
disimpanuntuk mengembangkan kegiatan perdagangan dan menghadapi kemungkinan apa
pun yang terjadi di luar dugaan, sebagian digunakan untuk modal kerja.
No comments:
Post a Comment