Mengalahkan
Mitos
Pendidikan menjadi kunci
sukses keluar dari kesulitan dan membantu meraih keberhasilan usaha. Tidak hanya pendidikan saja tapi kepercayaan diri juga
sangatlah penting untuk seorang pengusaha apalagi banyak mitos-mitos beredar. Oleh karena itu
jangan percaya pada mitos-mitos terkait berwirausaha. Telah banyak riset yang
dilakukan oleh para peneliti untuk memahami munculnya kewirausahaan, yang
hasilnya memberikan pemahaman dan kebenaran bahwa mitos-mitos tersebut tidak
boleh dipercaya. Berikut disajikan beberapa mitos yang selalu kita dengar
ditengah masyarakat.
1.
Mitos : Wirausaha merupakan bakat dan keturunan.
Bakat memang dapat membantu seseorang menjadi pengusaha, namun bukanlah
satu-satunya penentu untuk menjadi pengusaha. Kenyataannya, banyak pengusaha
yang meraih kesuksesan yang diawali oleh adanya keterpaksaan dan kondisi hidup
yang sulit, serta banyak pula pengusaha sukses bukan karena faktor keturunan.
2.
Mitos : pengusaha adalah pelaku, bukan pemikir.
Banyak yang beranggapan bahwa pengusaha adalah pelaku yang langsung
menjalankan usaha dilapangan. Padahal, pengusaha merupakan pelaku sekaligus
pemikir. Wirausaha harus memiliki kecakapan dalam mempersiapkan bisnisnya
dengan strategi, taktik, dan cara yang semuanya harus diputuskan berdasarkan
pemikiran yang mendalam meski terdapat keputusan intuitif yang bisa saja
dijalankan.
3.
Mitos : Wirausaha tidak bisa diajarkan atau dibentuk.
Kewirausahaan sebagai disiplin ilmu dapat membantu mengusir mitos ini.
Kewirausahaan mempunyai model, proses dan studi kasus yang menjelaskan bahwa
karakteristik kewirausahaan sebenarnya dapat diciptakan.
4.
Mitos : Pengusaha adalah selalu sebagai investor.
Pengusaha merupakan orang yang bertindak sebagai investor atau orang yang
menyetorkan modal, namun seorang investor juga harus memiliki perilaku yang
inovatif. Banyak pengusaha meraih sukses bukan hanya sebagai investor,
melainkan juga sebagai inovator.
5.
Mitos : Pengusaha membutuhkan keberuntungan.
Pengusaha disiapkan untuk menangkap peluang, dan ketika peluang itu muncul,
sering kali dianggap sebagai “keberuntungan”. Kenyataannya, banyak pengusaha
meraih sukses bukan berdasar keberuntungan semata.
6.
Mitos : Pengusaha harus selalu sukses dan tidak boleh gagal.
Pengusaha sukses selalu menbangun bisnisnya dengan jatuh bangun dan banyak
yang mengalami kegagalan. Sebenarnya, kegagalan memberikan banyak pelajaran
kepada mereka yang berkeinginan untuk terus belajar dan sering justru
mengarahkan seseorang mencapai kesuksesan dimasa mendatang.
7.
Mitos : Pengusaha adalah sama seperti penjudi.
Pengusaha tidak dapat sama dikatakan dengan penjudi. Semua usaha pasti
tidak terlepas dari sebuah resiko, dari resiko kecil sampai besar. Seorang
penjudi tidak dapat menghitung resikonya dan mendapatkan kemenangan hanya dari
keberuntungan, sedangkan pengusaha mendapatkan keuntungan atau kesuksesan dari
menghitung resiko.
Mengubah Pola
Pikir
Merubah sesuatu yang sudah menjadi kebiasaan tidaklah mudah serta membutuhkan
kerja keras dan banyak pengorbanan, apalagi menyangkut pola pikir dari seorang
individu. Mengubah pola pikir memerlukan keberanian dan kerelaan, karena tanpa
itu semua tidak akan terjadi perubahan apa-apa. Jadi, pengusaha harus
mengidentifikasi kondisi yang tidak pasti dan tidak dapat diprediksi dari
peluang bisnis potensial yang ada dan segera mengambil kesempatan tersebut
dengan penuh percaya diri.
Memanfaatkan
Kekuatan Pikiran Bawah Sadar
Goerge W. Ladd, seorang ahli ekonomi dari Lowa State University yang
menulis buku berjudul Artistic Research Tools For Scientific Minds,
mengemukakan suatu pemikiran yang menarik melalui proses mental bawah sadar
berupa imajinasi dan intuisi yang dapat membantu kemajuan usaha. Proses mental
bawah sadar dapat menbantu kita melaksanakan kehidupan sehari-hari. Banyak
gagasan berasal dari pikiran bawah sadar, namun tidak semua orang bisa
memanfaatkannya. Kerugian yang didapat bila gagasan/pikiran yang muncul saat
ini tidak segera dimanfaatkan adalah pikiran/gagasan tersebut belum tentu
muncul lagi di masa yang akan datang.
Motivasi
berprestasi
Ciri-ciri pribadi
wirausaha yang berhasil adalah :
- berorientasi pada tindakan dan memiliki motif yang tinggi dalam mengambil resiko untuk mengejar tujuan.
- dapat mendayagunakan kekuatan-kekuatan yang dimiliki dan mengurangi kelemahan-kelemahan yang ada.
- mempunyai prilaku yang agresif dalam mengejar tujuan dan berorientasi pada tujuan dan hasil.
- mau belajar dari pengalaman.
- memupuk dan mengembangkan pribadi unggul secara terus-menerus.
No comments:
Post a Comment